Pengantar BIS/Mikha: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
Baris 11: | Baris 11: | ||
* Peringatan dan harapan <br />'''{{ayat|Mi 6:1-7:20 }}(BIS)''' | * Peringatan dan harapan <br />'''{{ayat|Mi 6:1-7:20 }}(BIS)''' | ||
{{Alkitab Kabar Baik / Bahasa Indonesia Sehari-hari|footer}} | |||
{{ |
Revisi terkini sejak 6 Juni 2011 09.15
Nabi Mikha, yang hidup sezaman dengan Yesaya, berasal dari sebuah desa di Yehuda, di kerajaan selatan. Ia sangat yakin bahwa Yehuda akan menghadapi bencana nasional seperti yang diumumkan oleh Amos tentang kerajaan utara. Mikha mengemukakan bahwa Allah pasti menghukum bangsa Yehuda juga karena mereka kejam dan tidak adil terhadap sesamanya. Tetapi dalam khotbah Mikha terdapat tanda-tanda yang lebih jelas dan terang tentang harapan untuk masa depan.
Bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam buku ini ialah: gambaran tentang kedamaian di seluruh dunia di bawah pimpinan Allah (Mi 4:1-4 (BIS)); ramalan tentang raja besar yang akan muncul dari keturunan Daud dan yang membawa kedamaian kepada bangsa Yehuda (Mi 5:2-4 (BIS)); dan, dalam satu ayat (Mi 6:8 (BIS)), ringkasan dari semua yang hendak dikatakan oleh nabi-nabi Israel, yaitu: "Yang dituntut TUHAN dari kita ialah supaya kita berlaku adil, selalu mengamalkan cinta kasih, dan dengan rendah hati hidup bersatu dengan Allah kita."
Isi
- Hukuman atas Israel dan Yehuda
Mi 1:1-3:12 (BIS) - Pemulihan dan kedamaian
Mi 4:1-5:15 (BIS) - Peringatan dan harapan
Mi 6:1-7:20 (BIS)
Bibliografi | |
|